Total Tayangan Halaman

Senin, 06 Agustus 2012

LAGU WAJIB
Latar Belakang Lagu Wajib
            Kemerdekaan negera Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 menjadi tanggung jawab semua warna Negara Indonesia.  Tanggung jawab menjadi suatu Negara yang telah merdeka menjadi lebih berat dari pada waktu sebelumnya. Tanggung jawab itu berupa kewajiban untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan yang telah dicapai.
            Sebagai negara yang masih muda usia, banyak terdapat hambatan yang terjadi, baik dari dalam maupun dari luar. Kemerdekaan yang telah diraih tidak mengentikan upaya-upaya dari pihak luar untuk menjajah kembali Negara Indonesia. Namun apapun yang terjadi, kemerdekaan adalah harga mati, bangsa Indonesia konsekwen pada pendiriannya dan berpegang teguh pada semboyannya yang tidak bisa ditawar lagi, Sekali Merdeka tetap Merdeka, Merdeka atau Mati.
            Dalam rangka mempertahankan kedaulatan Negara tercinta ini, sebagai pembakar semangat yang selalu berkobar, sebagai penunjang keberanian yang tak kunjung surut, maka kedudukan lagu-lagu nasional ciptaan para komponis Indonesia sungguh tidak kecil artinya. Dengan mendengarkan, menyanyikan lagu-lagu nasional yang diciptakan para komponis Indonesia, rasa rela berkorban segala-galanya, harta, benda, darah dan airmata, bahkan nyawa sekalipun, akan selalu terpatri di setiap dada bangsa Indonesia. Maka terciptalah ratusan..bahkan ribuan lagu-lagu yang menjadi pengiring setiap gerak langkah para pejuang bangsa ini.
            Menyadari hal tersebut, maka pemerintah, dalam hal ini Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, lalu berusaha menginventarisasikan sejumlah lagu-lagu nasional. Setelah terkumpul, lagu-lagu tersebut diseleksi dan dipilih yang mengandung unsur-unsur patriotic, cinta tanah air, ungkapan syukur pada Tuhan, dan sebagainya.
Adapun hasil seleksi lagu-lagu tersebut adalah telah terpilihnya tujuh buah lagu-lagu nasional, seperti yang diinstruksikan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 17 April 1960. Ketujuh lagu tersebut dinamakan Lagu Wajib. Pengertian lagu wajib disini mengandung maksud, bahwa lagu-lagu itu wajib dipelajari, dipahami, dan dihayati makna dan isinya oleh seluruh pemuda dan pelajar di seluruh pelosok tanah air. Adapun caranya, siapa saja yang namanya pemuda dan pelajar, harus dapat menyanyikan dan dan memimpin lagu-lagu tersebut dengan sebaik-baiknya. Adapun ketujuh lagu tersebut adalah:
1.      Indonesia Raya
2.      Bagimu Negri
3.      Maju tak Gentar
4.      Satu Nusa Satu Bangsa
5.      Dari Barat Sampai Ke Timur (tanggal 6 Mei 1963 diubah judulnya menjadi Dari Sabang sampai Merauke oleh Presiden Soekarno)
6.      Bebaskan Irian
7.      Merah Putih

Pada tahap selanjutnya, lagu-lagu wajib ditingkatkan jumlahnya sesuai dengan perkembangan dan tingkat perjuangan bangsa. Tetapi, sesuai dengan perkembangan dan perubahan yang terjadi di Indonesia, ada beberapa lagu yang yang di hapuskan, sekarang jumlah lagu wajib ada 12 buah.
Daftar lagu wajib selengkapnya adalah:
1.      Indonesia Raya                                          WR. Supratman
2.      Bagimu Negri                                            Koesbini
3.      Maju Tak Gentar                                       C. Simanjuntak
4.      Satu Nusa Satu Bangsa                             L. Manik
5.      Dari Sabang sampai Merauke                  R. Suraryo
6.      Merah Putih                                              Ibu Sud
7.      Berkibarlah Benderaku                             Ibu Sud
8.      Garuda Pancasila                                      Prohar/Sudharnoto
9.      Hallo-Hallo Bandung                                 Ismail Marzuki
10.  Hari Merdeka                                           H. Mutahar
11.  Indonesia Tetap Merdeka                         C. Simanjuntak
12.  Rayuan Pulau Kelapa                                Ismail Marzuki
Dari uraian di atas jelaslah bahwa lagu-lagu wajib diangkat dari lagu-lagu nasional yang ada, Oleh sebab itu bisa dikatan bahwa setiap lagu wajib adalah lagu nasional, sebaliknya tidak setiap lagu nasional menjadi lagu wajib.
Demikian, semoga bermanfaat.

Minggu, 31 Juli 2011

SIFAT DASAR SENI

Tidak setiap karya manusia bisa dikatakan sebagai karya seni, berdasarkan telaah terhadap teori-teori seni, didapatkan sekurang-kurangnya 5 sifat dasar seni, yaitu,:
a. Kreatif, seni merupakan rangkaian kegiatan manusia yang selalu menciptakan sesuatu yang baru, apapun itu (lukisan, lagu, tarian, teater dll) yang tadinya belum ada dalam gagasan seseorang.


b. Individualitas, karya seni yang tercipta merupakan karya yang berciri personal, subjektif dan individual. Seniman berperan sebagai konseptor karya dan atau sekaligus berperan sebagai pembuat karya atau pelaku. Namun dalam perkembangannya, karya seni dapat pula merupakan karya bersama atau kolaborasi yang merefleksikan gagasan bersama. Sifat individual seniman tercermin dari karya seninya melalui gaya pengekspresian yang khas. Contoh: lagu Iwan Fals memiliki gaya yang berbeda dengan lagu Ebiet.

c. Ekspresi, dalam mengapresiasi dan menilai suatu karya seni harus memakai kriteria atau ukuran perasaan estetis. Seniman mengekspresikan perasaan estetisnya ke dalam karya seni. Penikmat seni (apresiator) menghayati, memahami, dan mengapresiasi karya tersebut dengan perasaannya. Contoh, lagu Imagine karya John Lenon merupakan ungkapan kepeduliannya terhadap nilai-nilai humanisme dan perdamaian sehingga mampu menggugah perasaan para pendengarnya.

d. Keabadian, sebab seni dapat hidup sepanjang masa melampaui usia penciptanya. Karya seni yang diciptakan oleh seorang seniman dan diapresiasi oleh masyarakatnya, tidak dapat terhapus oleh waktu. Contoh, Lagu Indonesia Raya sampai sekarang masih tetap abadi dan diapresiasi oleh bangsa Indonesia sebagai lagu kebangsaan.

e. Universal, seni berkembang di seluruh dunia dan di sepanjang waktu. Seni tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Sejak jaman pra sejarah sampai jaman modern ini, orang terus membuat karya seni dengan beragam fungsi dan wujudnya sesuai dengan perkembangan masyarakat. Contoh, desain mode baju terus berkembang sesuai trend mode yang selalu berubah dari waktu ke waktu dan banyak mempengaruhi gaya hidup di seluruh penjuru dunia. Produk kriya keramik dengan berbagai coraknya dapat dijumpai di berbagai daerah dan negara.

Tugas:
1. Seorang seniman berkarya dan seorang pengrajin bekerja. Diskusikan dengan kelompokmu, apa persamaan dan perbedaannya.


PENGERTIAN SENI

"Apakah Seni itu?" pada kenyataannya pertanyaan itu tidak mudah untuk dijabarkan. Seni adalah fenomena yang kompleks. Batasan atau maknanya ditentukan oleh banyak faktor, seperti kurator, kritikus, pasar, pranata, paradigma akademis, kosmologi kultural, perubahan jaman, aliran filsafat, dan sebagainya. Seni memiliki konsep majemuk, dinamis, bergerak bebas dan mampu mengakomodasi kecenderungan individual yang khas, tidak lagi patuh pada klasifikasi historis dalam penciptaan karya seni secara kronologis, maupun klasifikasi seni berdasarkan aliran seni tertentu. Konsep seni terus berkembang sejalan dengan perkembangan budaya dan kehidupan masyarakat yang dinamis.
Tidak dapat dipungkiri pada mulanya definisi atau makna seni yang digunakan dalam budaya masyarakat Indonesia merupakan adaptasi definisi seni dari konsep seni Eropa dan Amerika. Menurut Soedarso,Sp (1988), kata "Seni" mempunyai makna yang dekat dengan istilahl'arte (Italia), l'art (Perancis), el arte (Spanyol) dan art (Inggris), yang berarti kemahiran, ketangkasan, dan keahlian. Sedangkan kata artes memiliki arti orang-orang yang memiliki kemahiran atau ketangkasan.
Dalam buku Tinjauan Seni, Soedarso menjelaskan bahwa kata "Seni" berasal dari kata "Sani"dalam bahasa Sansekerta yang berarti pemujaan, pelayanan, donasi, permintaan, atau pencarian dengan hormat dan jujur. Dalam versi lain seni disebut "Cilpa" yang berarti berwarna atau pewarna, yang kemudian berkembang menjadi "Cilpacastra" yang berarti segala macam kekriyaan (hasil ketrampilan tangan) yang artisitik.
Dalam perkembangannya muncul berbagai pengertian seni, yaitu:a. Seni sebagai karya seni (work of art), pengertian seni sebagai "benda/karya" atau "hasil kegiatan" diungkapkan oleh Joganatha bahwa seni atau keindahan adalah sesuatu yang menghasilkan kesenangan, tetapi berbeda dengan sekedar rasa gembira, karena mempunyai unsur transendental atau spiritual. Sedang menurut Goerge Dicki, seni sebagai berhubungan dengan pemahaman tentang posisi benda seni dalam budaya material, yakni klasifikasi benda buatan manusia secara kultural. Sifat fisik benda seni mengandung nilai-nilai untuk diapresiasi. Karya seni pada hakekatnya mewadahi nilai-nilai personal manusia dan nilai-nilai sosial denganberbagai ragam wujudnya. Sebagai contoh, Lukisan prasejarah di berbagai Gua memiliki nilai religi magis yang membangkitkan spirit dan sugesti terhadap binatang buruan.
b. Seni sebagai Kemahiran seperti dikatakan Aristoteles adalah kemampuan membuat sesuatu dalam hubungannya dengan upaya mencapau suatu tujuan yang ditentukan oleh gagasan tertentu. Contoh, Pematung Bali dan Jepara mahir dan terampil dalam memahat bermacam patung dan ukiran kayu yang memiliki nilai seni atau fungsional, Idris Sardi terkenal karena kemahirannya memainkan biola dengan berbagai improvisasi yang kreatif.
c. Seni sebagai Kegiatan Manusia diungkapkan oleh Leo Tolstoy, merupakan kegiatan sadar manusia dengan perantaraan tanda-tanda lahiriah tertentu untuk menyampaikan perasaan-perasaan yang dihayatinya kepada orang lain. Contoh, ekspresi wajah dan gerakan yang lucu pelawak mengundang gelak tawa penonton,
Demikianlah beberapa pengertian seni yang dikembangkan oleh para pakar estetika. Dari berbagai pengertian tersebut, maka seni dalam arti sempit adalah kegiatan manusia dalam mengekspresikan pengalaman hidup dan kesadaran artistiknya yang melibatkan kemampuan intuisi, kepekaan inderawi dan rasa, kemampuan intelektual, kreativitas serta ketrampilan teknik untuk menciptakan karya yang memiliki fungsi personal atau sosial dengan menggunakan berbagai media.

Tugas:
1. Carilah 3 pengertian seni dari berbagai sumber.
2. Diskusikan dalam kelompok, berdasarkan berbagai pendapat tentang seni, simpulkan pengertian seni menurut kelompokmu!

Minggu, 18 Juli 2010

PENGERTIAN SENI


Kita sering mendengar dan memakai istilah seni, namun apakah kita benar-benar memahami definisi seni? Berikut kita lihat beberapa definisi seni menurut beberapa ahli.
1. Matius Ali dalam Estetika, Sebuah Pengantar Filsafat Keindahan, membagi seni dalam 3 kategori, yaitu:
a. Teori Mimesis yang disampaikan oleh para filsuf Yunani Kuno seperti Plato dan Aristoteles, menurut teori ini, seni adalah tiruan atau menirukan alam
b. Teori Ekspresi Seni Modern, Seni adalah ungkapan emosi atau ungkapan perasaan seniman
c. Teori Cita Rasa, seni bukanlah keindahan, tetapi merupakan pengalaman atau perasaan seseorang
2. Kamus Besar Bahasa Indonesia,
a. Seni diartikan halus, kecil dan halus, tipis, lembut dan enak didengar, mungil dan elok.
b. Keahlian membuat karya bermutu (dilihat dari segi keindahan dan kehalusannya)
c. kesanggupan akal untuk menciptakan sesuatu yang bernilai tinggi
3. Ki Hajar Dewantara, seni adalah perbuatan manusia yang timbul dari perasaannya dan bersifat indah sehinga dapat menggerakkan jiwanya

Tugas untuk siswa: Carilah 3 pengertian seni dari berbagai sumber, kemudian simpulkan pengertian seni menurut kalian berdasarkan sumber yang kalian peroleh!
Tugas dikirimkan ke inbox facebook widagdo_budiprayogo@yahoo.com

Senin, 23 November 2009


Guru-guru SMANSA yang mendapat penghargaan sebagai Guru berprestasi dan berjasa dalam rangka Hari Guru Indonesia 2009
Maju Terus Pendidikan...Maju terus SMANSA

Tugas Kesenian

Kalau tugas yang sudah kalian buat sebelumnya kalian buat tanpa perencanaan yang tertulis dan penuh dengan improvisasi, maka untuk tugas selanjutnya buatlah dulu perencanaan, jadwal dan langkah-langkah kerja.
Buatlah Proposal kegiatan pementasan ujian akhir tahun. ketik dan kirimkan ke Facebook dengan alamat widagdo budiprayogo, atau email widagdo_budiprayogo@yahoo.com
Tugas sudah terkirim paling lambat tanggal 28 Nopember 2009.
Slamat berkarya

Kamis, 19 November 2009

SYAIR CD LAGU WAJIB


INDONESIA RAYA/TRAK 1

Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku
Di sanalah aku berdiri jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku bangsa dan tanah airku
Marilah kita berseru Indonesia bersatu
Hiduplah tanahku hiduplah negriku bangsaku rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya bangunlah badannya untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya merdeka .. merdeka, Tanahku negriku yang kucinta
Indonesia Raya merdeka .. merdeka, Hiduplah Indonesia Raya
Indonesia Raya merdeka .. merdeka, Tanahku negriku yang kucinta
Indonesia Raya merdeka .. merdeka, Hiduplah Indonesia Raya

MENGHENINGKAN CIPTA/TRAK 2
Dengan seluruh angkasa raya memuji pahlawan negara
Nan gugur remaja diribaan bendera bela nusa bangsa
Kau ku kenang wahai bunga putra bangsa
Harga … jasa … kau cahya pelita, Bagi Indonesia Merdeka

BERKIBARLAH BENDERAKU/TRAK 3
Berkibarlah benderaku lambang suci gagah perwira
Diseluruh pantai Indonesia kau tetap pujaan bangsa
Siapa berani menurunkan engkau serentak rakyatmu membela
Sang merah putih yang perwira berkibarlah slama-lamanya

Kami rakyat Indonesia bersedia setiap masa
Mencurahkan segala tenaga supaya kau tetap cemerlang
Tak gentar hatiku melawan rintangan tak goyah jiwaku berkorban
Sang merah putih yang perwira berkibarlah slama-lamanya

GARUDA PANCASILA/TRAK 4
Garuda Pancasila, akulah pendukungmu, Patriot proklamasi sedia berkorban untukmu
Pancasila dasar negara, rakyat adil makmur santosa
Pribadi bangsaku, ayo maju maju, ayo maju maju, ayo maju maju

DARI SABANG SAMPAI MERAUKE/ TRAK 5
Dari Sabang sampai Merauke, berjajar pulau-pulau
Sambung menyambung menjadi satu itulah Indonesia
Indonesia tanah airku aku berjanji padamu
Menjunjung tanah airku tanah airku Indonesia

BANGUN PEMUDI PEMUDA/ TRAK 6
Bangun pemudi pemuda Indonesia, Lengan bajumu singsingkan untuk negara
Masa yang akan datang kewajibanmulah, Menjadi tanggunganmu terhadap nusa 2x
Sudi tetap berusaha, jujur dan iklas, tak usah banyak bicara trus kerja keras
Hati teguh dan lurus, pikir tetap jernih, Bertingkah laku halus hai putra negri 2x

MAJU TAK GENTAR/ TRAK 7
Maju tak gentar membela yang benar, maju tak gentar hak kita diserang
Maju serentak mengusir penyerang, maju serentak tentu kita menang
Bergerak … bergerak, serentak … serentak, Menerkam menterjang-terjang
Tak gentar … tak gentar, menyerang … menyerang, Majulah majulah menang

INDONESIA TETAP MERDEKA/ TRAK 8
Sorak-sorak bergembira, bergembira semua,
Sudah bebas negri kita, untuk slama-lamanya
Indonesia merdeka, republik Indonesia
Itulah hak milik kita untuk slama-lamanya

HARI MERDEKA/ TRAK 9
Tujuh belas Agustus tahun empat lima, Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka, nusa dan bangsa, hari lahirnya bangsa Indonesia, Mer … de … ka
Skali merdeka tetap merdeka, selama hayat masih dikandung badan
Kita tetap setia tetap sedia mempertahankan Indonesia
Kita tetap setia tetap sedia membela negara kita

MARS WAJIB BELAJAR/ TRAK 10
Tiba saat kita maju bersama, melaksanakan wajib belajar
Sampai kelanjutan tingkat pertama, bagi tunas bangsa
Demi mencapai pendidikan dasar, bekal kemandirian
Memupuk tekad penuh kesadaran, menapak masa depan
Dengan semangat yang teguh tergalang, tida tantangan jadi penghalang
Bersemilah tunas bangsa perkasa, demi Indonesia

SYUKUR/ TRAK 11
Dari yakinku teguh, hati iklasku penuh, akan karuniaMu
Tanah air pusaka, Indonesia Merdeka
Syukur aku sembahkan, kehadiratMu Tuhan

BAGIMU NEGRI/ TRAK 12
Padamu negri kami berjanji, padamu negri kami berbakti
Padamu negri kami mengabdi, Bagimu negri jiwa raga kami

SATU NUSA SATU BANGSA/ TRAK 13
Satu nusa satu bangsa satu bahasa kita, Tanah air pasti jaya untuk slama-lamanya
Indonesia pusaka Indonesia tercinta, Nusa bangsa dan bahasa kita bela bersama

TANAH AIR/ TRAK 14
Tanah airku tidak kulupakan, kan terkenang selama hidupku
Biarpun saya pergi jauh, tidak kan hilang dari kalbu
Tanahku yang kucintai … engkau ku hargai
Walaupun banyak negri kujalani, yang masyur permai dikata orang
Tetapi kampung dan rumahku, di sanalahku rasa senang
Tanahku tak ku lupakan engkau kubanggakan

INDONESIA PUSAKA/TRAK 15
Indonesia tanah air beta, pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala, tetap di puja-puja bangsa
Di sana tempat lahir beta, di buai dibesarkan bunda
Tempat berlindung di hari tua, sampai akhir menutup mata

KULIHAT IBU PERTIWI/ TRAK 16
Ku lihat ibu pertiwi, sedang bersusah hati
Air matanya berlinang, mas intannya terkenang
Hutan gunung sawah lautan, simpanan kekayaan
Kini ibu sedang lara, merintih dan berdoa

IBU KARTINI/ TRAK 17
Ibu kita Kartini putri sejati, putri Indonesia harum namanya
Ibu kita Kartini pendekar bangsa, pendekar kaumnya untuk merdeka
Wahai ibu kita Kartini putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya bagi Indonesia

HYMNE GURU/ TRAK 18
Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir didalam hatiku
Sbagai prasasti trimakasihku tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksanakan embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa

TRIMAKASIHKU/ TRAK 19
Trimakasihu kuucapkan, pada guruku yang tulus
Ilmu yang berguna slalu dilimpahkan, untuk bekalku nanti
Setiap hariku dibimbingnya, agar tumbuhlah bakatku
Kan kuingat slalu nasehat guruku, trimakasihku ucapkan

MELATI DI TAPAL BATAS/ TRAK 20
Engkau gadis muda remaja, bagai sekuntum melati
Engkau sumbangkan jwa raga, di tapal batas Bekasi
Engkau dinamakan srikandi, pendekar putri sejati
Engkau turut jejak pemuda, turut membela negara
Oh pendekar putri nan cantik, dengarlah panggilan ibu
Sawah ladang rindu menanti, akan sumbangan baktimu
Duhai putri muda jelita, suntingan kampung halaman
Kembali ke pangkuan bunda, berbakti kita di ladang

PANTANG MUNDUR/ TRAK 21
Ku lepas dikau pahlawan, kurelakan dikau berjuang
Demi keagungan negara, kanda pergi ke medan jaya
Bila kanda teringat, akan adikmu seorang
Jadikan aku semangat, terus maju pantang mundur
Air mata berlinang, karena bahagia
Putra pertama lahir sudah, kupintakan nama padamu pahlawan
Sembah sujud ananda, dirgahayulah kakanda
Jayalah dikau pahlawan, Terus maju pantang mundur

TANAH TUMPAH DARAHKU / trak 22
Tanah tumpah darahku yang suci mulia
Indah dan permai bagaikan intan permata
Tanah airku tanah pusaka ibuku
Slama hidupku aku setia padamu

DI TIMUR MATAHARI / TRAK 23
Di Timur Matahari mulai bercahya, bangun dan berdiri kawan semua
Marilah mengatur barisan kita, pemuda pemudi Indonesia

GUGUR BUNGA / TRAK 24
Betapa hatiku takkan pilu, telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku tak akan sedih, hamba ditinggal sendiri
Siapakah kini pelipur lara, nan setia dan perwira
Siapakah kini pahlawan hati, pembela bangsa sejati
Telah gugur pahlawanku, tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh sribu tanah air jaya sakti
Gugur bungaku di taman bakti, di haribaan pertiwi
Harum semerbak menambahkan sari, tanah air jaya sakt
LAGU KEBANGSAAN INDONESIA RAYA


Salah satu pertanyaan yang sering saya dapatkan tentang Lagu Kebangsaan Indonesia Raya adalah, “bolehkah lagu Indonesia Raya dinyanyikan dengan iringan?”. Jawaban dari pertanyaan itu bisa “boleh” dan “tidak boleh”.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya adalah merupakan salah satu lambang kedaulatan negara Indonesia selain bendera Merah-Putih dan Burung Garuda. Oleh karena itu, dalam penggunaannya haruslah diatur agar kehormatan terhadap lagu kebangsaan tetap terjaga.

Peraturan pemerintah nomor 44 tahun 1958, mengatur tentang penggunaan lagu kebangsaan Indonesia Raya, di lampiran dari PP tersebut ada notasi musik untuk memainkan lagu kebangsaan Indonesia Raya, meliputi:

1. Notasi untuk orkes simponi

2. Notasi untuk orkes fanfare

3. Notasi untuk orkes harmoni

4. Notasi untuk iringan piano

Dengan demikian, lagu Indonesia Raya boleh dinyanyikan dengan menggunakan iringan seperti yang tertulis dalam lampiran PP no 44/58 tersebut, dan tidak boleh menggunakan iringan yang berbeda dari lampiran PP 44/58 yang ada.

Berikut adalah MP3 iringan lagu Indonesia Raya dengan piano yang bisa di download

Rabu, 18 November 2009

Sering kali dalam berbagai kesempatan diskusi ataupun saling berbagi rasa dg teman-teman guru, alangkah sulitnya mencari bahanajar untuk kesenian, terutama seni musik.Untuk itulah, mudahan melalui media ini kita bisa saling berbagi informasi, materi pelajaran, pengalaman atau apapun untuk meningkatkan kualitas diri dan teman-teman guru seni.
Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa segera saya upload bahan ajar seni musik yang semoga bermanfaat bagi kita semua...semoga maju terus pendidikan di indonesia...!

Minggu, 23 Agustus 2009

TANGGA NADA

Tangga adalah deretan nada-nada yang disusun menurut tinggi rendahnya dan mempunyai jarak tertentu. Ada dua macam tangga nada, yaitu:

a. Tangga nada Mayor dengan susunan jarak sebagai berikut:

C - D - E - F - G - A - B - C1

1 1 ½ 1 1 1 ½

Nama tangga nada diambil dari nada dasar yang terdapat pada awal deretan nada tersebut. Contoh di atas adalah tangga nada C ( dengan huruf besar yang berarti Mayor ), tangga nada yang belum mendapat perubahan, dan disebut tangga nada normal. Disamping tangga nada normal terdapat tangga nada perubahan, dengan perubahan naik dan perubahan turun.

Untuk tangga nada perubahan naik diawali dari nada kelima dari tangga nada sebelumnya, dan nada ketujuh tangga nada perubahan dinaikkan ½ laras.

Untuk tangga nada perubahan turun, diawali dari nada keempat dari tangga nada sebelumnya, dan nada keempat dari tangga nada baru diturunkan ½ .

Tangga nada perubahan selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tangga nada perubahan naik

Normal

Jarak

Solmisasi

C - D - E - F - G - A - B - C’

1 1 ½ 1 1 1 ½

1(do) 2(re) 3(mi) 4(fa) 5(sol) 6(la) 7(si) 1(do)

Ket


G - A - B - C - D - E - Fis - G

D - E - Fis - G - A - B - Cis - D

A - B - Cis - D - E - Fis - Gis - A

E - Fis - Gis - A - B - Cis - Dis - E

B - Cis - Dis - E - Fis - Gis - Ais - B

Fis - Gis - Ais - B - Cis - Dis - Eis - Fis

Cis - Dis - Eis - Fis - Gis - Ais - Bis - Cis

1 kres

2 kres

3 kres

4 kres

5 kres

6 kres

7 kres

Tangga nada perubahan turun

Normal

Jarak

C - D - E - F - G - A - B - C’

1 1 ½ 1 1 1 ½

1(do) 2(re) 3(mi) 4(fa) 5(sol) 6(la) 7(si)

Ket


F - G - A - Bes - C - D - E - F

Bes - C - D - Es - F - G - A - Bes

Es - F - G - As - Bes - C - D - Es

As - Bes - C - Des - Es - F - G - As

Des - Es - F - Ges - As - Bes - C - Des

Ges - As - Bes - Ces - Des - Es - F - Ges

Ces - Des - Es - Fes - Ges - As - Bes - Ces

1 mol

2 mol

3 mol

4 mol

5 mol

6 mol

7 mol